Empat Hari Dterjang Gempa, Pemda Flotim Distribusi Daftar Bantuan Kosong
REINHA.com – Empat hari diterjang Gempa beruntun hingga hari Minggu, 12 April 2026 warga di Kecamatan Solor Timur lepas dari perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur. Pengakuan ini disampaikan warga pengungsi terdampak gempa di Desa Labelen, Kecamatan Solor Timur kepada media ini (Minggu, 12 April 2026).
Fakta keburukan pelayanan dan penanganan kebencanaa di Kabupaten Flores timur terlihat jelas dalam data daftar bantuan yang di kirim Pemda Flotim. Mirisnya daftar kebutuhan pengungsi yang di kirim dalam daftar ke wilayah terdampak Gempa tampa disertakan barang bantuan.
(Baca juga: Gempa Guncang Flores Timur, Warga Desa Labelen Belum Mendapat Bantuan)
Tidak adanya bantuan Pemerintah Flotim ke Desa terdampak di Kecamatan Solor timur terkhusus di Desa Labelen , hingga hari ke empat diterjang Gempa, diakui Warga Desa Labelen, Syukur Kalelang yang di hubungi media ini (Minggu, 12/4/2026).
Buruknya penanganan kebencanaan oleh Pemda Flotim menuai kritikan mantan Anggota DPRD Flotim, Anton Bulet Rebon.
Anton Bulet Rebon kepada media ini (Minggu, 12/4/2026) merespon data daftar bantuan kosong yang di sebar Pemda Flotim ke wilayah – wilayah terdampak Gempa di Solor Timur.
“Aneh saja dengan sistem penanganan kebencanaan yang didesain Pemerintahan Bupati Antonius Doni Dihen” tegas Bulet Rebon.
Warga yang diterpa Gempa selama 4 hari berturut-turut ini lanjut Bulet Rebon, tidak membutuhkan narasi panjang lebar pemimpinnya, tetapi membutuhkan tindakan cepat Pemda dalam penanganan kebencanaan dibawah jalur komando perintah Bupati Anton Doni Dihen.
“Saya sudah menduga penanganan kebencanan ini bakal molor dan tidak selaju gagasan muluk Pemda Flotim” ujar Bulet Rebon.
Faktanya lanjut Bulet Rebon, ada data daftar bantuan yang disebar Pemda yang tidak disertai bantuan dan fakta pengakuan warga bahwa hingga hari ini Minggu (12/4/202) belum ada satupun bantuan dalam penanganan kebencanaan oleh Pemda Flotim.
“Ini fakta keburukan pengurusan pembangunan termasuk dalam urusan kebencanaan oleh Pemda Flotim di bawah kepemimpinan Bupati Anton Doni Dihen” tegas Bulet Rebon.
Bulet Rebon berharap Pemda Flotim lebih responsif terhadap kondisi kebencanan dan kondisi warga yang sedang mengalami persoalan oleh dampak gempa.
Terkait keluhan dan kritikan akan lambannya tanggapan Pemda, Bupati Flotim Antonius Doni Dihen hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan.
Dalam catatan media, lokasi gempa ada dalam laut dan berjarak 21 kilometer tenggara Larantuka, Kabupaten Flotim, Provinsi NTT dengan kedalaman 5 kilometer dan menerpa 10 Desa di dua Kecamatan di Kabupaten Flotim.*** (MB)
# Empat Hari Dterjang Gempa, Pemda Flotim Distribusi Daftar Bantuan Kosong
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.